Dalam perwujudan pendidikan, perbuatan atau kerja merupakan realisasi akal. Akal bekerja untuk memahami kebenaran secara utuh, melalui pikiran yang memikirkan alam, manusia dan sejarah, sedangkan melalui qolbu-nya, ia memahami firman-firman Tuhan dan sunnah Allah dalam kehidupan alam semesta. Perbuatan ini pada dasarnya adalah perbuatan kreatif, karena tersimpan dalam proses penciptaan. Perbuatan kreatif pada dasarnya tidak dapat dipisahkan dengan nilai-nilai, baik nilai estetika, logika ataupun etika. Dalam praktek penciptaan lembaga-lembaga pendidikan itu mempunyai nilai keindahan. Kemudian nilai logika memberikan tuntutan untuk menyusun konsep dan rencana-rencana kerja yang masuk akal. Sedangkan nilai etika memberikan batasan-batasan agar perbuatan kreatif itu tetap berada dalam wawasan moral dan untuk tujuan moral
Copyrights © 2019