Latar Belakang: Pre operasi merupakan tahapan dalam proses pembedahan yang dimulai prabedah (preoperasi), bedah (intraoperasi), dan pascabedah (postoperasi). Prabedah merupakan masa sebelum d?lakukannya tindakan pembedahan, dimulai sejak persiapan pembedahan dan berakhir sampai pasien di meja bedah. Saat menjalani pre operasi tentunya klien atau pasien akan mengalami masa dimana dia merasa takut, gelisah dan cemas. Kecemasan adalah kondisi kejiwaan yang penuh dengan ke hawatiran dan ketakutan akan apa yang mungkin terjadi, baik berkaitan dengan permasalahan yang terbatas maupun hal-hal yang aneh. Rasa cemas dapat menstimulus denyut jantung dan tekanan darah. Kondisi ini dapat memperburuk kesehatan klien, terutama klien yang akan menjalani operasi bahkan dapat memperburuk penyakit yang diderita. Rasa kecemasan yang dialami oleh pasien yang akan menjalani operasi bisa diantisipasi dengan beberapa cara salah satunya dengan terapi murottal. Murottal merupakan rekaman ayat Al-Qur?an yang didengarkan secara langsung kepada seseorang. Tujuan: Mengetahui pengaruh terapi murottal surah Al-Fatihah terhadap penurunan kecemasan klien pre operiasi di RSUD dr. Soedarso Pontianak Kalimantan barat. Metode Penelitian: Jenis penelitian bersifat experimen jenis rancangan yaitu quasi experimen design with non randomized control group pretest posttest design. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan mengunakan 15 responden penelitian. Analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat bivariate mengunakan uji paired t-test, bila data berdistribusi normal dan wilcoxon test bila data berdisribusi tidak normal. Hasil: Setelah dilakukan pengukuran kecemasan dan pemeriksaan tanda-tanda vital seperti tekanan darah, pernafasan klien permenit, dan denyut nadi klieen permenit guna menunjang peneliti dalam menentukan tingkat kecemasan klien didapatkan hasil pada kelompok intervensi post test yang diuji dengan wilcoxon test ? Value 0,001 artinya nilai ? Value < 0,05 terjadi penurunan kecemasan klien yang diintervensi dengan murottal surah Al- Fatihah. Hasil berbeda ditemukan peneliti pada kelompok kontrol yang mendapat perlakuan sama namun tidak mendapat intervensi murottal surah Al-Fatihah, kelompok kontrol megunakan uji paired t-test ? Value 0,531 artinya nilai ? Value tidak > 0,05 terjadi peningkatan kecemasan pada klien yang tidak mendapat terapi murottal surah Al-Fatihah. Kesimpulan: Terjadi penurunan kecemasan klien pre operasi yang diberi terapi murottal surah Al-Fatihah di RSUD dr. Soedarso Pontianak Kalimantan Barat.
Copyrights © 2015