Inisiasi menyusui dini mempunyai manfaat yang besar untuk bayi maupun ibu serta berperan dalam rangka menekan angka kematian bayi. Beberapa faktor yang mempengaruhi pelaksanaan inisiasi menyusu dini diantaranya adalah pengetahuan ibu tentang inisiasi menyusu dini, peran tenaga kesehatan dalam upaya melaksanankan inisiasi menyusu dini, dukungan suami terhadap pelaksanaan inisiasi menyusu dini serta pengalaman ibu terkait pernah atau tidaknya melakukan inisiasi menyusu dini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa sajakah yang berhubungan dengan pelaksanaan inisiasi menyusu dini di klinik bersalin Asih Waluyo Jati Yogyakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan crossectional dimana populasinya adalah ibu bersalin di klinik bersalin Asih Waluyo Jati jumlahnya sebanyak 30 orang ibu bersalin perbulan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah accidental sampling dengan jumlah 24 responden. Hasil dari penelitian ini ada hubungan bermakna antara pengetahuan dengan pelaksanaan inisiasi menyusu dini di klinik bersalin Asih Waluyo Jati dimana nilai P value 0.00. Ada hubungan bermakna antara peran tenaga kesehatan dengan pelaksanaan inisiasi menyusu dini di klinik bersalin Asih Waluyo Jati dimana nilai P value 0.06. Ada hubungan bermakna antara dukungan suami dengan pelaksanaan inisiasi menyusu dini di klinik bersalin Asih Waluyo Jati dimana nilai P value 0.07. Tidak ada hubungan bermakna antara pengetahuan dengan pelaksanaan inisiasi menyusu dini di klinik bersalin Asih Waluyo Jati dimana nilai P value 0.361. Diharapkan kepada instansi terkait untuk memberikan informasi yang seluas-luasnya mengenai inisiasi menyusu dini dan memberikan motivasi kepada ibu bersalin untuk melakukan inisiasi menyusu dini.
Copyrights © 2018