Pernikahan dini yang merupakan budaya nenek moyang pada zaman dahulu pada era saat ini terulang kembali, jika pada zaman dahulu orang tua menginginkan anaknya untuk menikah muda saat ini banyak yang orang tua yang justru tidak menghendaki anaknya untuk menikah muda.Jika zaman dulu orang tua ingin anaknya menikah muda dengan berbagai alasan, tetapi kalau sekarang banyak remaja yang dengan kemauannya sendiri ingin menikah dini.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan remaja putri tentang risiko pernikahan dini dengan keinginan untuk melakukan pernikahan dini. Penelitian ini adalah penelitian korelasi dengan menggunakan metode pendekatan cross sectional. Populasi sebanyak 100 remaja di SMK Kanisius Ungaran Kabupaten Semarang dan sampel diambil dengan tehnik total sampling. Instrumen yang digunakan lembar kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan remaja putri tentang resiko pernikahan dini dalam kategori cukup sebesar 76 remaja ( 76%), hanya sebagian kecil remaja yaitu 5 remaja (5%) yang memiliki keinginan untuk melakukan pernikahan dini. Berdasarkan hasil non parametric correlations dengan menggunakan uji kendall’s tau didapat nilai p-value = 0,392>α (0,05). Disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara pengetahuan remaja tentang resiko pernikahan dini dengan keinginan untuk melakukan pernikahan dini
Copyrights © 2018