The purpose of this study is to determine the effect of Loan Interest Rates and the Number of MSME Customers simultaneously and partially on credit distribution by PD. BPR Bahteramas Kendari. The analytical tool used in this study is multiple linear regression to obtain a comprehensive picture of the relationship between one variable with another variable.The results showed the dependent variable (Y) was lending, the independent variable X1 was the loan interest rate and X2 was the number of MSME customers, known that the constant value was -11425,192 which meant that if there were no changes in interest rates and the number of MSME customers the credit distribution would decrease by Rp.11,425,192. Interest coefficient X1 = 416,093 which means that every 1 percent increase in interest rates will raise credit by Rp.416,093 million assuming other variables are considered constant. Furthermore, the coefficient of the number of MSME customers with a value of X2 = 53.311, which means that each increase in the number of MSME customers will increase MSME loans by Rp. 53,311 million assuming other variables are considered constant.ABSTRAKTujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh Suku Bunga Pinjaman dan Jumlah Nasabah UMKM secara simultan dan parsial terhadap penyaluran kredit oleh  PD. BPR Bahteramas Kendari. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda untuk memperoleh gambaran yang menyeluruh mengenai hubungan antara variabel satu dengan variabel lain.Hasil penelitian menunjukan variabel dependen (Y) adalah penyaluran kredit, variabel independen X1 adalah suku bunga pinjaman dan X2 adalah jumlah nasabah UMKM, diketahui nilai constantanya -11425.192 yang berarti bila tidak ada perubahan dalam suku bunga  dan jumlah nasabah UMKM maka penyaluran kredit akan berkurang sebesar Rp.11.425.192. Koefisien suku bunga X1 = 416,093 yang berarti setiap kenaikan suku bunga sebesar 1 persen maka akan menaikan kredit sebesar Rp.416.093 juta dengan asumsi variabel lain dianggap konstan. Selanjutnya koefisien jumlah nasabah UMKM dengan nilai X2 = 53,311 yang berarti setiap pertambahan jumlah nasabah UMKM maka akan meningkatkan kredit UMKM sebesar Rp.53.311 juta dengan asumsi variabel lain dianggap konstan.
Copyrights © 2016