Resital: Jurnal Seni Pertunjukan (Journal of Performing Arts)
Vol 19, No 3 (2018): Desember 2018

Balungan Ladrang Slamet Laras Slendro Pathet Manyura Ditinjau dari Konsep Mancapat

Indah Ayu Fitria (Jurusan Karawitan, FSP Institut Seni Indonesia Yogyakarta)



Article Info

Publish Date
08 Dec 2018

Abstract

Ladrang Slamet bagi masyarakat Jawa tradisonal rupa-rupanya telah dipandang sebagai gending doa keselamatan. Namun, menariknya di dalam Ladrang Slamet tidak dijumpai syair yang secara eksplisit merujuk pada hal-hal yang berkenaan dengan keselamatan. Bahkan syair yang digunakan adalah cakepan salisir, yang juga sering digunakan pada gending-gending yang lain. Merujuk pada permasalahan di atas, studi ini ingin menjawab pertanyaan tentang pemaknaan keselamatan dalam Ladrang Slamet yang diasumsikan terletak pada susunan nada-nadanya. Analisis struktural yang berpijak pada konsep Mancapat dengan pendekatan mitologi digunakan untuk menguraikan struktur balungan Ladrang Slamet laras slendro pathet manyura. Melalui analisis tersebut diperoleh kesimpulan bahwa struktur Ladrang Slamet merupakan manifestasi dari sistem relasi dewa-dewa, yakni Siwa-Kama-Brahma-Narada yang mana dalam hubungan relasinya menunjukkan kapasitas Siwa sebagai sumber kekuatan yang mengatur waktu dalam mencapai kesempurnaan.Balungan Ladrang Slamet of the Slendro Pathet Manyura Reviewed from the Mancapat Concept. Ladrang Slamet for traditional Javanese people seems to be as a genre of prayer for salvation. However, interestingly, in Ladrang Slamet there are no poems that explicitly refer to matters relating to salvation. Even the poetry used is cakepan salisir, which is also often used in other songs. The study wants to discuss the meaning of salvation in Ladrang Slamet, which is assumed found in the arrangement of the notes. The structural analysis which is based on the Mancapat concept with a mythological approach is used to describe the structure of balungan Ladrang Slamet, the harmony of slendro pathet manyura. Through this analysis, it was concluded that the structure of Ladrang Slamet is a manifestation of the system of relations of the gods, namely Shiva-Kama-Brahma-Narada which in the relationship shows Shiva’s capacity as a source of power that governs time in achieving perfection.Keywords: ladrang slamet; balungan; mancapat

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

resital

Publisher

Subject

Arts Humanities

Description

Resital : Jurnal Seni Pertunjukan merupakan jurnal ilmiah berkala yang ditujukan untuk mempublikasikan karya ilmiah hasil penelitian, pengembangan, dan studi pustaka di bidang seni pertunjukan. Jurnal Resital pertama kali terbit bulan Juni 2005 sebagai perubahan nama dari Jurnal IDEA yang terbit ...