Katarak merupakan penyebab utama gangguan penglihatan dan kebutaan di Indonesia. Saat ini kebutaan di Indonesia yang disebabkan mata katarak mencapai 30% pada umumnya berusia 50 tahun, sehingga hal ini menjadi hal yang layak untuk di teliti. Dengan kemajuan teknologi yang semakin canggih dan kurangnya tenaga ahli dibidang mata sehingga dibutuhkan sebuah sistem pakar yang mampu menyamai dengan ahli pakar dengan harapan dapat membantu masyarakat agar lebih awal mengetahui tentang penyakit mata katarak sebelum menderita penyakit mata katarak. Adapun metode yang digunakan untuk mendiagnosa penyakit katarak yaitu dengan menggunakan metode Certainty Factor dimana metode CF menunjukan nilai kepastian dari suatu fakta yang belum pasti dan memperoleh tingkat persentase dengan nilai 95% sehingga dengan adanya metode Certainty Factor dapat digunakan untuk mengetahui masing- masing pada setiap gejala.
Copyrights © 2019