Anak harus mampu melewati proses tumbuh kembang yang optimal pada usia awal untuk mencapai potensi penuh. Pelatihan CCD (care for child development) diharapkan mampu meningkatkan sensitivitas keterampilan dan respon dalam praktik pengasuhan termasuk dalam pemberian makan, merawat anak yang sakit. Tujuan: mengidentifikasi pengaruh kualitas asuhan ibu setelah mendapatkan konseling kader yang telah mengikuti pelatihan (CCD). Metode: penelitian ini merupakan penelitian quasi-experiment dengan pendekatan pretest dan postest nonequivalent kontrol group design. Subjek penelitian ini adalah 20 kader berusia ≤50 tahun, mempunyai dan 98 ibu yang mempunyai balita usia 6 bulan sampai dengan 5 tahun di wilayah kerja Puskesmas Ungaran dan Puskesmas Ambarawa Kabupaten Semarang. Subjek penelitian direkrut dengan menggunakan tehnik cluster. Subjek penelitian dibagi dua, yaitu kelompok intervensi kader (n = 10) yang diberi pelatihan tentang CCD selama dua hari dan ibu (n = 49). Kelompok kontrol kader (n = 10) hanya diberikan pemaparan materi CCD dan pemutaran video CCD dan ibu (n = 49). Instrumen yang digunakan yaitu questioner dan lembar observasi IRS (interation rating scale). Uji statistik yang digunakan yaitu Paired t Test, Independent t Test. Hasil : terdapat perbedaan yang bermakana skor kualitas asuhan ibu sebelum dan sesudah mendapatkan konseling kader 9.61 (p = 0.00). Kesimpulan: pelatihan CCD (Care for Child Development) dapat meningkatkan keterampilan kader dalam memberikan konseling sehingga dapat meningkatkan kualitas asuhan ibu.
Copyrights © 2016