Kesenian tayub sampai saat ini masih sangat populer dan bahkan barangkali tidak adatari Jawa yang lebih populer dari tayub ini. Masalah yang diangkat dalam penelitian iniadalah mengapa komunitas tledhek mampu mewariskan tayub sebagai keseniantradisional rakyat dari generasi ke generasi berikutnya? Secara khusus dan lebih tegasrumusan masalahnya dinyatakan sebagai berikut. Bagaimana pola pewarisan keseniantayub secara tradisional dalam masyarakat Blora?Lokasi penelitian di Desa JeponKecamatan Jepon dan di Desa Todanan Kecamatan Todanan Kabupaten Blora.Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dandokumentasi. Proses analisis data yang ditempuh merujuk tiga jalur kegiatan analisisMilles dan Haberman.Ketiga komponen analisis tersebut aktivitasnya dengan prosesdari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi sebagai suatuproses siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pewarisan nilai-nilai keseniantayub secara tradisional dari tledhek atau joged senior kepada para wurukan sebagaigenerasi penerus telah mewarisi nilai pengetahuan, nilai sikap, dan nilai ketrampilanyang memadai serta kesiapan untuk melanjutkan usaha sebagai penari tayub ataujogged.Kata Kunci: Pola Pewarisan, Kesenian Tayub, Nilai-nilai Tayub
Copyrights © 2006