Jurnal Penelitian Hasil Hutan
Vol 25, No 3 (2007): Jurnal Penelitian Hasil Hutan

PEMBUATAN BRIKET ARANG DARI CAMPURAN KAYU, BAMBU, SABUT KELAPA DAN TEMPURUNG KELAPA SEBAGAI SUMBER ENERGI ALTERNATIF

Djeni Hendra (Pusat Litbang Hasil Hutan)



Article Info

Publish Date
24 Aug 2017

Abstract

Dalam tulisan ini dikemukakan hasil penelitian pembuatan briket arang dari campuran kayu, bambu, sabut kelapa dan tempurung kelapa. Proses pengarangan dilakukan dengan menggunakan tungku drum hasil modifikasi. Arang yang diperoleh kemudian digiling sampai berbentuk serbuk kemudian disaring menggunakan saringan 30 - 40 mesh. Arang yang lolos saringan selanjutnya dicampur dengan perekat tapioka kadar 5%. Bahan baku dikempa menggunakan sistem hidrolik manual pada tekanan 30 ton sampai menjadi briket arang, selanjutnya dikeringkan di dalam oven pada suhu 80 °C selama 24 jam.Briket arang yang dihasilkan pada umumnya dapat menghasilkan sifat fisis dan kimia yang lebih baik jika dibandingkan dengan kualitas bahan bakunya. Kadar air berkisar antara 2,59 - 9 ,31 %, kadar abu 1,75 - 10,47%, kadar zat menguap 13,45 - 19,89%, kadar karbon terikat 67,17 - 75,75%, kerapatan 0,32-0,71 g/cm2, keteguhan tekan 6,57 -18,19 kg/cm3, dan nilai kalor bakar berkisar antara 5.953 - 6.906 ka/g.

Copyrights © 2007