Penelitian tentang manajemen persediaan bahan baku rotan bertujuan untuk mengetahui pesanan bahan baku yang ekonomis,persediaan maksimum, dan biaya persediaan di Meubel Rotan Tora-Tora. Penentuan responden dipilih dengan metode purposive atau secara sengaja, dengan mewawancarai satu orang pemilik, satu orang karyawan bagian administrasi/keuangan dan satu orang karyawan bagian produksi.Analisis yang digunakan yaitu metode MRP teknik EOQ, Biaya Persediaan, Safety stock, Re order point, dan persediaan maksimum. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam satu periode (6 bulan) dengan menggunakan teknik EOQ, perusahaan dapat memesan bahan baku sebesar 230,60 kg untuk rotan polish; 124,12 kg rotan pitrit; 190,24 kg rotan asalan. Besarnya persediaan bahan baku yang maksimum pada Meubel Rotan Tora-Tora sebesar 84,20 kg rotan polish; 46,00 kg rotan pitrit dan 68,62 kg rotan asalan. Besarnya biaya persediaan untuk pengadaan bahan baku sebesar Rp 257.239,83 untuk rotan polish ; Rp 206.293,58 untuk rotan pitrit, dan Rp 219.721,57 untuk rotan asalan.
Copyrights © 2014