AGROTEKBIS
Vol 2, No 5 (2014)

ANALISIS NILAI TAMBAH BUAH PISANG MENJADI KERIPIK PISANG PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA SOFIE DI KOTA PALU

Simin, Irwansyah (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Oct 2014

Abstract

Kegiatan agroindustri merupakan bagian integral dari pembangunan sektor pertanian. Efek agroindustri mampu mentransformasikan produk primer keproduk olahan, sekaligus budaya kerja bernilai tambah rendah menjadi budaya kerja industrial modern yang menciptakan nilai tambah tinggi. Nilai tambah yang dimaksud ialah nilai tambah buah pisang menjadi keripik pisang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai tambah yang diperoleh dari pengolahan buah pisang menjadi keripik pisang, yang dilakukan di Industri Rumah Tangga Sofie. Penentuan sampel dilakukans ecara sengaja (purposive), dengan pertimbangan bahwa industri Sofie merupakan salah satu penghasil keripik pisang di Kota Palu. Responden dalam penelitian ini yaitu pimpinan dan karyawan perusahaan dengan jumlah responden sebanyak 4 orang. Hasil penelitian ini adalah nilai tambah merupakan selisih antara nilai output, sumbangan input lain dan harga bahan baku. Nilai tambah yang dihasilkan oleh industry Sofie sebesar Rp. 34.533,34/kg. Rasio nilai tambah merupakan persentase antara nilai tambah dengan nilai output. Besarnya rasio nilai tambah pada industri Sofie sebesar 81,44%. Dimana hasil dari rasio nilai tambah terhadap nilai produk sebesar 81,44%, menunjukan bahwa setiap Rp 100 nilai produk keripik pisang akan diperoleh nilai tambah sebesar Rp. 81,44.

Copyrights © 2014