Jurnal Hortikultura
Vol 18, No 2 (2008): Juni 2008

Bioefikasi Beberapa Isolat Nematoda Entomopatogenik Steinernema spp. terhadap Spodoptera litura Fabricius pada Tanaman Cabai di Rumah Kaca

T S Uhan (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2008

Abstract

ABSTRAK. Percobaan dilakukan di Rumah Kaca Balai Penelitian Tanaman Sayuran dari bulan Agustus sampai Oktober 2003. Percobaan ini bertujuan mengetahui isolat dan tingkat kepadatan populasi entomopatogen yang efektif terhadap larva Spodoptera litura pada tanaman cabai. Percobaan menggunakan rancangan acak kelompok dengan 21 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang diuji yaitu 5 macam isolat Steinernema spp. dari Jombang, Lembang, Medan, Solo, dan Yogyakarta. Masing-masing isolat dicoba dengan 4 tingkat kepadatan populasi nematoda, yaitu (200, 400, 800, dan 1.600 JI/ml serta kontrol. Hasil percobaan menunjukkan bahwa terdapat perbedaan infektivitas antara Steinernema spp. isolat Jombang, Lembang, Medan, Solo, dan Yogyakarta. Isolat Lembang merupakan isolat yang paling infektif yang menyebabkan mortalitas tertinggi terhadap S. litura pada kepadatan 200, 400, dan 800 JI/ml, masing-masing sebesar 23,9, 51,1, dan 78,3% pada 120 jam setelah aplikasi dan LT50 yang terpendek yaitu 33,7565 jam setelah aplikasi.ABSTRACT. Uhan, T.S. 2008. Bioefficacy of Some Strains of Entomopathogenic Nematode Steinernema spp. Against Spodoptera litura Fabricius on Red Chili in the Greenhouse. The objective of this research was to study the infection capacity of entomopathogenic nematodes Steinernema spp. strains Jombang, Lembang, Medan, Solo, and Yogyakarta on Spodoptera litura on red chili in the greenhouse. The experiment was carried out in the Laboratory of Pest and in the Greenhouse of Indonesian Vegetable Research Institute at Lembang, Bandung District, from August-October 2003. The experiment was arranged in a randomized block design with 21 treatments and 4 replications. The treatments were 5 strains of Steinernema spp. (strain Jombang, Lembang, Medan, Solo, and Yogyakarta) with 4 level of nematode population (200, 400, 800, 1.600 JI/ml), and control. The results showed that there were differences in the capacity of infection among the strain of Steinernema spp. tested. Strain Lembang was the most infectious, which caused the highest mortality on S. litura. Population of Steinernema spp. at 200, 400, and 800 JI/ml caused mortality of S. litura up to 23.9; 51.1; and 78.3% respectively, at 120 hours after application. The LT50 of strain Lembang was also the shortest (33.7565 hours after application).

Copyrights © 2008






Journal Info

Abbrev

JHORT

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal Hortikultura (J.Hort) memuat artikel primer yang bersumber dari hasil penelitian hortikultura, yaitu tanaman sayuran, tanaman hias, tanaman buah tropika maupun subtropika. Jurnal Hortikultura diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura, Badan Litbang Pertanian, ...