Latar Belakang: Insomnia adalah gejala dimana seseorang kesulitan untuk memulai sertamempertahankan tidur yang adekuat baik kualitas maupun kuantitas yang dapat bersifatsementara atau menetap. Gangguan tidur yang dialami oleh pasien gagal ginjal yang menjalanihemodialisis sekitar 50 "“ 80 %. Gangguan tidur yang umum terjadi pada pasien yang melakukanterapi hemodialisa seperti Restless Leg Syndrome (RLS), Sleep Apnea, Excessive DaytimeSomenolence dan insomnia. Tujuan Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Gambaran Insomnia pada pasien yangmenjalani terapi Hemodialisa di RSUD dr. Soedarso Pontianak.Metode Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian Kuantitatif menggunakan desainDeskriptif dengan rancangan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakanpurposive sampling dengan rumus solvin sebanyak 73 orang. Hasil Analisa dengan frekuensi jenis kelamin perempuan lebih banyak, umur rentang 26-55,status perkawinan status kawin lebih banyak, untuk tingkat pendidikan yaitu SMA dan lamamenjalani hemodialisa tertinggi 5 jam, frekuensi terapi Hemodialisa di temukan angka palingtinggi 8 x/bulan.Kesimpulan responden banyak mengalami insomnia sedang sebanyak 74%.Kata Kunci : Insomnia, Gagal Ginjal, Hemodialisa
Copyrights © 2019