Mahasiswa S1 Filsafat Timur
Vol 1, No 1 (2013): E-Journal Filsafat

MAKNA FILOSOFIS PELAKSANAAN SUDDHI WADANI DALAM PERKAWINAN HINDU DI DESA PAKRAMAN LUMINTANG, KECAMATAN DENPASAR UTARA, KOTA DENPASAR

SRI WAHYUNI, KADEK (Unknown)



Article Info

Publish Date
07 May 2013

Abstract

Perkawinan di dalam agama Hindu biasa dikenal dengan konsep wiwaha samskara. Upacara wiwaha samskara merupakan salah satu yadnya yang silakukan oleh umat Hindu. Korban suci secara tulus iklas yang merupakan bagian dari manusa yadnya. Suddhi wadani merupakan media penyucian bagi seseorang yang mulai menganut agama Hindu, namun upacara suddhi wadani ini tidak hanya berkaitan dengan status seseorang yang akan melaksanakan upacara perkawinan secara agama Hindu, melainkan kepada siapa saja yang mulai masuk atau menjadi penganut agama Hindu. Pentingnya peranan upacara suddhi wadani terhadap peralihan status seseorang dalam upacara perkawinan agama Hindu khususnya di desa pakraman Lumintang, Kecamatan Denpasar Utara, Kota Denpasar inilah yang melatarbelakangi penulis untuk mengadakan suatu penelitian. Dari latar belakang masalah tersebut dapat dirumuskan beberapa masalah antara lain : bagaimana proses pelaksanaan suddhi wadani dalam perkawinan agama Hindu di desa pakraman Lumintang, Kecamatan Denpasar Utara, Kota Denpasar ?, apa fungsi pelaksanaan suddhi wadani dalam perkawinan agama Hindu di desa pakraman Lumintang, Kecamatan Denpasar Utara, Kota Denpasar ?, dan apa makna filosofis yang terkandung dalam pelaksanaan suddhi wadani dalam perkawinan agama Hindu di desa pakraman Lumintang, Kecamatan Denpasar Utara, Kota Denpasar ?.            Proses penelitian diawali dengan merancang proposal, penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif, lalu menentukan lokasi penelitian, jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu jenis data kualitatif dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder, penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling. Dalam pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif dan analisis hasil penelitian disajikan dalam bentuk laporan ilmiah. Untuk menjawab rumusan masalah peneliti menggunakan tiga teori yaitu teori religi yang digunakan untuk mengetahui proses pelaksanaan suddhi wadani, teori fungsi yang digunakan untuk mengetahui fungsi pelaksanaan suddhi wadani , dan juga teori simbol yang digunakan untuk mengetahui makna sarana upakara suddhi wadani.            Pelaksanaan suddhi wadani terdiri dari berbagai bagian atau proses dalam pelaksanaannya diantaranya, yaitu administrasi perkawinan suddhi wadani, proses pelaksanaan suddhi wadani dalam perkawinan Hindu, proses upacara suddhi wadani, dan proses pengesahan. Suddhi wadani mempunyai tiga fungsi yaitu fungsi sebagai penentuan status, fungsi melanjutkan keturunan, dan fungsi untuk meyelamatkan leluhur. Serta memiliki makna filosofis yaitu suatu penyucian lahir bathin. Membersihkan segala hal-hal yang kotor dari masing-masing mempelai dan ungkapan rasa bhakti kehadapan Ida Sang Hyang Widhi guna untuk mencapai keluarga harmonis.Kata Kunci : Makna Filosofis, Suddhi Wadani, Perkawinan Hindu.

Copyrights © 2013






Journal Info

Abbrev

S1FIL

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Memuat jurnal hasil penelitian mahasiswa Strata 1(satu) Program Studi Filsafat Timur Fakultas Brahma Widya IHDN ...