Kegiatan konstruksi memiliki berbagai macam risiko salah satunya adalah risiko keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Pembangunan gedung Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) di Samarinda merupakan pekerjaan konstruksi bertingkat 2 lantai, membutuhkan tenaga kerja yang banyak, melibatkan alat-alat berat, sehingga mempunyai potensi risiko terhadap bahaya kecelakaan kerja. Pada penelitian ini akan diteliti mengenai identifikasi risiko K3, analisa risiko K3, perhitungan risiko K3, urutan risiko K3, dan resume analisa K3. Teknik pengumpulan data antara lain observasi, kuesioner, dan studi pustaka. Metode yang digunakan adalah deskripsi perhitungan tingkat risiko K3 menggunakan indeks risiko dan matriks. Dari hasil penelitian disimpulkan teridentifikasi 25 risiko dari 11 kegiatan konstruksi, pada perhitungan tingkat risiko didapat 2 variabel risiko tinggi, 9 variabel risiko sedang, dan 14 variabel memiliki risiko ringan
Copyrights © 2018