Termoakustik generator merupakan salah satu piranti konversi energi yang dapat mengubah energi kalor menjadi kerja dalam bentuk gelombang akustik. Alat ini dapat memanfaatkan energi kalor yang terbuang atau tidak terpakai dari industri, geotermal, motor bakar, dan energi surya. Temperatur onset dapat merepresentasikan kinerja piranti ini dilihat dari input energi yang digunakan dalam aplikasinya. Semakin rendah temperatur onset yang terjadi, maka semakin sedikit pula energi yang digunakan untuk membangkitkan gelombang akustik. Metode pengukuran temperatur onset adalah dengan menempatkan dua termokopel pada kedua sisi stack. Perbedaan Temperatur keduanya merupakan temperatur onset (ΔTonset) yang terjadi tepat saat pertama kali gelombang akustik muncul. Pada penelitian ini telah dilakukan penelitian dengan variasi panjang resonator 390, 780, dan 1170 mm pada posisi vertikal. Hasilnya pada panjang resonatordari 390 mm ke 780 mm temperatur onset mengalami penurunan, yaitu 206ºC ke 203ºC setelah itu mengalami peningkatan pada 1170 mm, yaitu 216 ºC. Pada penelitian ini, jika dilihat dari input energinya, kinerja termoakustik generator terbaik adalah resonator dengan panjang 780 mm.
Copyrights © 2018