Jurnal Momentum
Vol 12, No 1 (2012): Volume 12 No 1 Februari 2012

Analisis Faktor Risiko Pembangunan Gedung Non Perumahan Terhadap Kualitas Proyek Konstruksi Di Kota Padang Sumatera Barat

Idzurnida Ismael (Institut Teknologi Padang)



Article Info

Publish Date
31 Jul 2013

Abstract

Fakta menunjukkan dampak gempa pada tanggal 30 September 2009, di Kota Padang mengkibatkan kerugian yang sangat besar akibat keruntuhan bangunan, keruntuhan bangunan terlihat tidak hanya pada bangunan yang telah lama tetapi tidak luput juga menimpa pada bangunan baru. Didalam proses pembangunan gedung mulai dari konsep, studi kelayakan, perencanaan desain, pengurusan IMB, dilanjutkan dengan proses tender, penunjukan dan pelaksanaan konstruksi. Problematika timbul jika pembangunan konstruksi gedung dengan maksud menekan biaya sehingga tidak melibatkan Perencana dan tidak sesuai IMB. Ada IMB tapi masih diterjemahkan sama dengan iuran. Apabila pembangunan melalui proses tender,dalam mengajukan harga penawaran untuk mendapatkan proyek, kontraktor membuat penawaran dibawah estimate yang telah ditetapkan. Agar tidak mengalami kerugian, kontraktor mengadakan pengurangan alokasi biaya pelaksanaan dilapangan. Dari uraian-uraian diatas sangat berdampak pada rendahnya kualitas pelaksanaan proyek konstruksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan melakukan survey. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, sedangkan tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi dan menentukan berapa besar pengaruh terhadap faktor-faktor risiko pembangunan gedung non perumahan yang mempengaruhi kualitas proyek konstruksi. Hasil penelitian ini mengidentifikasi risiko yang paling dominan adalah Melakukan perubahan spesifikasi (Change orders) dan Mutu material tidak sesuai dengan spesifikasi.

Copyrights © 0000