KURVA S JURNAL MAHASISWA
Vol 1, No 1 (2018)

ANALISA MANAJEMEN RISIKO PADA PROYEK REHAB BENGKEL UNTUK RUANG WIDYAISWARA, PENYULUH, DAN LAB. IT DI DINAS PANGAN, TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

LITAD, TRACY ALEXCIA (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Jan 2019

Abstract

Identifikasi risiko operasional pada proyek rehab bengkel untuk ruang widyaiswara, penyuluh, dan lab. IT dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikasikan seluruh jenis risiko yang berpotensi memengaruhi kerugian proyek tersebut. Hal tersebut dapat menimbulkan kerugian bagi proyek sehingga harus memperhatikan faktor internal. Faktor internal yang harus di perhatikan adalah kualitas sumberdaya manyusia, material, dan peralataan. Hal tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui masalah apa saja yang paling berbahaya dari adanya indikasi yang melatar belakangi masalah pada proyek konstruksi, serta mengendalikan suatu risiko yang sebelumnya memiliki tingkat risiko yang tinggi menjadi tingkat risiki yang rendah atau tidak menjadi ancaman bagi proyek rehab bengkel untuk ruang widyaiswara, penyuluh, dan lab. IT tersebut.Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kuantitatif dengan cara wawancara dan survey. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada responden. Adapun jumlah responden adalah 30 responden yang mewakili proyek rehab bengkel untuk ruang widyaiswara, penyuluh, dan lab. IT di dinas pangan, tanaman pangan dan hortikultura provinsi Kalimantan timur.Hasil penelitian menunjukan bahwa ada 28 resiko yang teridentifikasi dari 3 kategori. Diketahui tingkatan dari risiko yang dihadapi ada risiko ekstrim, risiko tinggi, risiko sedang, dan risiko rendah. Melakukan tindakan penanganan yang di lakukan terhadap risiko yang terjadi dengan cara : Mengalihkan risiko ( risk sharing ), menahan risiko ( risk retaining ), mengurangi risiko ( risk reducing ), mengabaikan risiko ( risk ignoring ).

Copyrights © 2018