Kawasan Kota Lama Semarang merupakan kawasan historis yang menjadi inti pertumbuhan Kota dan berkembang melalui tiga fase dalam sejarahnya. Seiring berjalannya waktu, Kawasan Kota Lama semakin mengalami penuruna karakter namum upaya untuk menjadikan Kota Lama Semarang sebagai world heritage pada tahun 2020 membuat banyaknya perubahan karakteristik dan dapat mengubah wajah Kawasan Kota Lama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor perubahan karakteristik Kota Lama Semarang sebagai kawasan historis dan dapat dijadikan sebagai dasar upaya pelestarian kawasan. Perubahan karakteristik fisik di Kawasan Kota Lama yaitu adanya perubahan pemanfaatan serta pola penggunaan lahan, konfigurasi dan tampilan bentuk dan massa bangunan, perubahan sirkulasi yaitu peningkatan arus lalu lintas di kawasan yang semakin padat dan adanya perbaikan jalan di sebagian ruas jalan, selain itu adanya perubahan berupa penambahan area pejalan kaki dan ruang terbuka serta adanya pengurangan aktivitas Pedagang Kaki Lima (PKL). Perubahan karakteristik non fisik kawasan berkaitan dengan fungsi, budaya, dan aktivitas yang semula sebagai pusat pemerintahan kini berubah menjadi fungsi perdagangan dan fasilitas sosial serta sarana wisata budaya. Faktor perubahan karakteristik kawasan terbentuk menjadi II faktor, faktor I yaitu pembangunan infrastruktur, dukungan masyarakat dan untuk faktor II yaitu perubahan fungsi kawasan, pengaruh politik dan ekonomi.
Copyrights © 2018