Perencanaan kapasitas berhubungan dengan kemampuan suatuperusahaan untuk menghasilkan produk dalam pemenuhannya terhadap demandyang harus dipenuhi oleh perusahaan. Di dalam perencanaan kapasitas, terdapatbeberapa pertimbangan dalam memenuhi demand pelanggan yaitu pengukuranstandar waktu kerja yang dihitung melalui performance rating dan allowance timesetiap pekerja. Allowance time digunakan untuk memberikan fleksibilitas dalammenghadapi berbagai kondisi seperti kebutuhan yang bersifat pribadi, faktorkelelahan dan keterlambatan material. Untuk memenuhi lonjakan permintaan bajukoko untuk masing-masing model, CV.XYZ pada bagian penjahitan model bajuAmpil 1 membutuhkan perencanaan kapasitas produksi. Perhitungan kapasitaswaktu yang efektif dimulai dengan menentukan waktu siklus, waktu normal danwaktu standar. Waktu standar merupakan waktu yang dibutuhkan untukmenyelesaikan suatu pekerjaan oleh seorang pekerja yang memiliki tingkatkemampuan rata-rata. Waktu standar ini akan digunakan sebagai dasar penentuanwaktu dari tiap-tiap proses untuk menentukan jumlah work station yangdibutuhkan dalam line balancing. Dari proses line balancing, akan diketahuiberapa ouput yang akan dihasilkan dan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkanuntuk menyelesaikan pekerjaan tersebut. Rancangan ini diharapkan dapatmembantu perusahaan untuk memenuhi lonjakan demand untuk baju kokoCV. XYZ. Dari hasil rancangan dapat diilihat bahwa kapasitas yang efektif dapatdikerjakan dalam 3 work station dari hasil line balancing dengan efisiensi sebesar73,511% dan idle capacity sebesar 26,489%. Jumlah baju yang dapat dihasilkanoleh setiap hari per lini rata-rata sebesar 42 unit. Maka dari itu, untuk memenuhilonjakan permintaan untuk periode Juli-September 2011 dibutuhkan 21,64050464lini yang setara dengan 65 tenaga kerja.
Copyrights © 2013