Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran nilai anak perempuan pada ibu dewasa awal dan ibu dewasa madya yang tidak memiliki anak laki-laki dalam keluarganya. Hasil penelitiannya adalah ibu dewasa awal memiliki nilai anak perempuan psikologi-sosial-ekonomis dan ibu dewasa madya memiliki nilai anak perempuan psikologis-sosial. Kesimpulannya adalah pada ibu dewasa awal menganggap anak perempuan sebagai anugerah dari Tuhan dan juga harus dapat membawa nama baik keluarga dengan menghormati hula-hula (keluarga yang memiliki marga sama dengan pihak perempuan, ibu, istri) nya kelak karena hula-hula dipercaya memberikan berkat bagi boru (perempuan). Selain itu anak perempuan juga harus sukses, hal tersebut menunjukkan kesuksesan ibu dalam mendidik anak, sehingga ibu nantinya memeroleh menantu yang dapat memberikan sinamot yang layak sebagai tanda “dibeli” anak perempuan dari keluarga. Pada ibu dewasa madya menganggap anak sebagai anugerah Tuhan namun juga harus membawa nama baik keluarga dengan menghormati hula-hulanya nanti serta dapat sukses dalam pendidikan maupun pekerjaan.
Copyrights © 2013