Dalam kehidupan sehari-hari, terdapat kasus anak yang mengalamihambatan pada aspek kematangan sosial. Anak yang mengalami hambatankematangan sosial dapat mengalami hambatan pada tugas-tugas perkembanganselanjutnya. Kematangan sosial dibentuk oleh interaksi faktor internal (nature)dan eksternal (nurture), yaitu kematangan biologis dan stimulasi dari lingkungan,salah satunya adalah stimulasi dari pendamping TPA. Tujuan penelitian ini adalahuntuk melihat kematangan sosial anak yang berada pada lingkungan yangberbeda, yaitu TPA X dan Y. Subjek penelitian adalah anak yang dititipkan orangtuanya di TPA X dan Y, berusia 2-5 tahun dan dititipkan di TPA setiap hari.Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan alat tes psikologi VinelandSocial Maturity Social (VSMS), serta observasi dengan subjek dan wawancaradengan orang tua subjek, pendamping, pengasuh, pendidik dan pengelola TPA.Data yang didapatkan kemudian diskor, diolah dengan uji beda dan korelasi, sertadideskripsikan dengan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwaada perbedaan kematangan sosial pada anak usia prasekolah di Taman PenitipanAnak (TPA) X dan Y. Perbedaan tersebut berada pada aspek self help dressingdan locomotion. Penyebab adanya perbedaan kematangan sosial adalah adanyaperbedaan kurikulum dan pembiasaan yang diberikan oleh pendamping TPA Xdan Y.
Copyrights © 2013