Lahan kritis merupakan lahan yang telah mengalami kerusakan fisik tanah karena berkurangnya penutupan vegetasi dan adanya gejala erosi (banyaknya alur drainase) yang akhirnya membahayakan fungsi hidrologi dan daerah lingkungan sekitarnya. Dalam laporan ini mengambil topik tentang kajian Lahan Kritis menggunakan Geographic Information System (GIS). System computer yang digunakan untuk memasukan (capturing), menyimpan, memeriksa data ? data yang berhubungan dengan posisi-posisi di permukaan bumi. GIS dapat digunakan untuk mengidentifikasi lahan kritis di sebuah DAS. Dengan perangkat komputer berupa ArcView GIS yang digunakan untuk menghitung hasil penilaian masing ?masing kelas, pembobotan tiap parameter dan mengetahui tampilan dari peta, tabel, dan grafik. Dari hasil pembobotan yang diberikan maka tingkat kekritisan lahan dapat diklasifikasikan menjadi beberapa kelas yaitu: tidak kritis = 865,19 (Ha), agak kritis = 220,33 (Ha), potensial kritis = 2486,40 (Ha), dan kritis =111,97 (Ha), dengan hasil luas yang berbeda.
Copyrights © 2017