Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji pengaruh portofolio kredit, diversifikasi pendapatan, total asset, non performing loan, foreign ownership, short term loan, dan non-interest income terhadap risiko saham pada industri perbankan di Indonesia. Data yang digunakan adalah laporan keuangan 25 perbankan go public dalam jangka waktu 2009-2013. Risiko saham diukur menggunakan standar deviasi dari return saham. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel non-interest income, total asset, non-performing loan, dan diversifikasi pendapatan berpengaruh signifikan terhadap risiko saham perbankan. Sedangkan variabel short-term loan, foreign ownership, dan portofolio kredit berpengaruh negatif tetapi tidak signifikan terhadap risiko saham perbankan
Copyrights © 2018