Proses rekam medis yang ada pada Puskesmas Perawatan Mangun Harjo Kota Madya Lubuk Linggau masih menggunakan pencatatan manual. Karena keterbatasan sumber daya manusia, puskesmas tersebut hanya memiliki satu staf di bagian registrasi dan satu dokter.Untuk mengetahui tingkatkesibukan di puskesmas tersebut, penulis menggunakan algoritma waiting line. Antrian (Waiting Line atau Quenue) adalah sebuah situasi yang umum.Waiting Line Method sangat berguna untuk menganalisa bentuk panjang antrian, rata-rata waktu pelayanan, rata-rata waktu menunggu.Antrian (Waiting Line atau Quenue) adalah sebuah situasi yang umum.Waiting Line Method sangat berguna untuk menganalisa bentuk panjang antrian, rata-rata waktu pelayanan, rata-rata waktu menunggu, kedatangan pelanggan kedalam suatu sistem dan waktu layanan untuk pelanggan tersebut tidak dapat diatur dan diketahui waktunya secara tepat, namun sebaliknya fasilitas operasional dapat diatur sehingga dapat mengurangi antrian. Hasil pengujian Jumlah Rata-Rata Kedatangan Pasien =16.67, Jumlah kedatangan pasien yang diharapkan menunggu dalam antrian (Waiting Line) sebanyak =1.62, Berdasarkan tingkat intensitas fasilitas pelayanan dokter adalah =61.67%, Jumlah rata-rata kedatangan pasien yang diharapkan dalam sistem sebanyak =3.33, Waktu yang diharapkan oleh setiap kedatangan pasien untuk masuk dalam antrian (Waiting Line) adalah =2.71 menit, Waktu yang diharapkan oleh setiap kedatangan pasien untuk menunggu dalam antrian (Waiting Line) adalah =0.16 menit dan Waktu yang diharapkan setiap kedatangan pasien selama dalam pelayanan adalah =0.12 menit, Algoritma ini memberikan minimum waiting time untuk kumpulan proses yang mengantri dan Mekanisme yang simple sehingga bisa melakukan proses lebih cepat.
Copyrights © 2019