Berdasarkan pembahasan di atas, maka secara umum dapat diringkas sebagai berikut: (1). Dalam menguji hipotesis apakah variabel Penempatan Pegawai berpengaruh terhadap Kualitas Pegawai, maka karena t hitung (2,698) t tabel (1,171), Ho ditolak dan H1 diterima, yaitu; Koefisien regresi signifikan atau variabel Penempatan Pegawai mempengaruhi Kualitas Kerja Pegawai di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Sambu, Kecamatan Kembali Padang, Kota Batam. (2) Dalam menguji hipotesis apakah variabel pelatihan kerja berpengaruh terhadap kualitas karyawan, maka karena t hitung (4,207) t tabel (1,697), Ho ditolak dan H1 diterima, yaitu; Koefisien regresi signifikan atau variabel Pelatihan Kerja berpengaruh terhadap variabel Kualitas Karyawan di Kantor Kesyahbandaran dan Pelabuhan Otoritas Sambu, Kecamatan Belakang Padang, Kota Batam. (3) Dalam menguji hipotesis apakah variabel Disiplin Pegawai mempengaruhi Kualitas Pegawai, maka Karena t hitung (4,558) t tabel (0,710), maka Ho ditolak dan H1 diterima, yaitu; Koefisien regresi signifikan atau variabel Pengaruh Disiplin Karyawan terhadap variabel Kualitas Kerja Karyawan di Kantor Kesyahbandaran dan Pebuhan Sambu Otoritas, ecamatan Belakang Padang, Kota Batam. (4) Dalam menguji hipotesis apakah variabel Penempatan Pegawai ,, Pelatihan Kerja dan Pelepasan Pekerjaan secara simultan mempengaruhi Kualitas Pegawai. Uji anova menghasilkan jumlah F sebesar 11,972 F tabel 0,000 dengan tingkat signifikansi (angka probabilitas) 0,05. F hitung F tabel maka Ho ditolak dan H1 diterima. Kemudian koefisien regresi Penempatan Pegawai (X1), Pelatihan Kerja (X2), dan Pelepasan Kerja (X3) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap variabel Kualitas Pegawai (Y) di Kantor Kesyahbandaran dan Pelabuhan Otoritas Sambu, Kecamatan Padang, Batam. Kota. Kata kunci: Penempatan Pegawai, Pelatihan Kerja, Disiplin Kerja, Kualitas Kerja
Copyrights © 2019