Kemampuan yang dianalisis dalam penelitian ini adalah Kemampuan disposisi matematis. Disposisi matematis dirasa cukup penting karena kemampuan ini tertuang dalam tujuan pembelajaran matematika SMA yang berbunyi memiliki sikap menghargai kegunaan matematika dalam kehidupan, yaitu memiliki rasa ingin tahu, perhatian, dan minat dalam mempelajari matematika, serta sikap ulet dan percaya diri dalam pemecahan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan disposisi matematis siswa di salah satu SMK di Kota Bandung antara yang memperoleh pembelajaran penemuan terbimbing dengan yang memperoleh pembelajaran konvensional. Sampel dalam penelitian ini adalah salah satu SMK di Kota Bandung yang dipilih sebanyak 2 kelas yaitu kelas pertama memperoleh pembelajaran penemuan terbimbing dan kelas kedua memperoleh pembelajaran konvensional. Metode dalam penelitian ini adalah kuasi ekperimen. Instrumen dalam penelitian ini adalah soal non tes berupa angket yang terdiri dari 15 pernyataan positif dan 10 pernyataan negatif. Hasil dari Penelitian ini adalah peningkatan disposisi matematis siswa yang memperoleh pembelajaram penemuan terbimbing lebih baik dibandingkan dengan siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional.Kata Kunci : Disposisi Matematis, Penemuan Terbimbing, Pembelajaran Konvensional
Copyrights © 2017