Berkala Arkeologi SANGKHAKALA
Vol 21 No 2 (2018)

CANDI SIMANGAMBAT: CANDI HINDU BERLANGGAM ARSITEKTUR JAWA, DI MANDAILING NATAL, SUMATERA UTARA

Ery Soedewo (Balai Arkeologi Sumatera Utara)
Andri Restiyadi (Balai Arkeologi Sumatera Utara)



Article Info

Publish Date
03 Dec 2019

Abstract

Candi Simangambat yang merupakan candi hindu terdapat di Kelurahan Simangambat, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal. Berdasarkan pada temuan artefaktual penelitian yang dilakukan oleh Balai Arkeologi Sumatera Utara selama tahun 2008 2012 mengindikasikan bahwa candi ini memiliki rentang waktu pemanfaatan sekitar abad 9-11 Masehi. Salah satunya berdasarkan pada komparasi botol kaca yang ditemukan pada penelitian candi Simangambat dan situs Lobu Tua. Adapun permasalahan pada artikel ini adalah seperti apa ujud bangunan Candi Simangambat di masa lalu ? Masih terkait dengan masalah fisik bangunan candi, pertanyaan berikut yang muncul adalahdarimana batu-batu alam sebagai material penyusun Candi Simangambat berasal ? Berdasarkan pada asumsi rentang waktu pemanfaatannya, maka artikel ini mencoba untuk mengkomparasikan data arsitektural yang dijumpai di Candi Simangambat dan candi-candi semasa yang terdapat di Jawa. Selain itu juga mencoba untuk menelusuri sumber bahan baku batu yang digunakan di Candi Simangambat. Hasil komparasi arsitektural menunjukkan bahwa candi ini memiliki gaya seni yang sama dengan candi-candi abad 9 11 Masehi di Jawa. Adapun berkaitan dengan lokasi bahan baku batu yang digunakan kemungkinan besar terletak di Situs Kebun Baturosak yang tidak jauh dari Candi Simangambat.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

SBA

Publisher

Subject

Arts Humanities

Description

"SANGKHAKALA" refers to the shell horns that blown regularly to convey certain messages. In accordance with the meaning, this journal expected to become an instrument in the dissemination of archaeological information to the public which is published on an ongoing basis. Berkala Arkeologi ...