Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang memperoleh model pembelajaran Reciprocal Teaching lebih baik dari pada kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang memperoleh model pembelajaran konvensional, untuk mengetahui bagaimana sikap siswa terhadap pembelajaran matematika dengan memperoleh model pembelajaran Reciprocal Teaching, dan untuk mengetahui hambatan siswa dalam menyelesaikan soal-soal kemampuan pemecahan masalah matematis. Metode yang digunakan adalah eksperimen kuasi dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Berdasarkan hasil analisis data, peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang memperoleh model pembelajaran Reciprocal Teaching lebih baik dari peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang memperoleh model pembelajaran konvensional, sikap siswa pada umumnya positif terhadap model Reciprocal Teaching, dan hambatan yang dihadapi siswa untuk menyelesaikan soal-soal kemampuan pemecahan masalah matematis adalah soal-soal yang diberikan terlalu sulit dipahami.
Copyrights © 2019