Extension Course Filsafat ( ECF )
No. 1 (2014): ECF Filsafat Seni

SENI DAN DUNIA MANUSIA

Bambang Sugiharto (Jurusan Filsafat, Fakultas Filsafat Universitas Katolik Parahyangan, Bandung)



Article Info

Publish Date
30 May 2016

Abstract

Umumnya „seni‟ dipahami sebagai perkara keindahan, hiasan, kesenangan, atau hiburan. Pada tingkat lebih serius, seni dilihat sebagai produk mengagumkan hasil kecerdasan kreatif dan keahlian para genius, yang menuntut perenungan mendalam.• Persepsi di atas kini tidak lagi memadai, meski tidak salah juga. Seni telah mengalami perkembangan yang sedemikian kompleks dan paradoksal secara eksternal maupun internal. Perkembangan eksternal: seni kini telah menjadi bahan utama industri gaya hidup dan paradigma pokok untuk memahami segala fenomena dalam dunia khas manusia (dari sains, budaya, hingga agama). Perkembangan internal: bersama modernitas, seni sempat menjadi wilayah eksklusif yang otonom, dan hakekatnya lantas direnungkan ulang terus menerus sehingga bentuk ungkapan materialnya justru semakin menghilang, mengalami proses „dematerialisasi‟, sementara batas wilayah eksklusifnya pun akhirnya menjadi relatif, bahkan memudar dan kini menyatu kembali dengan kehidupan sehari-hari. Itu sebabnya bentuk-bentuk karya seni mutakhir bisa aneh-aneh dan membuat orang bingung.

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

ECF

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

ECF adalah singkatan dari Extension Course Filsafat. ECF merupakan kegiatan non-profit yang mengejawantahkan salah satu bentuk Tri Darma Perguruan tinggi, yakni pengabdian kepada masyarakat. ECF diselenggarakan oleh Fakultas Filsafat Unpar Bandung sejak tahun 2004. Program ECF ini dilandasi oleh ...