AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari cara pengoperasian alat tangkap payang dan menganalisis kelayakan usaha penangkapan ikan dengan menggunakan payang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan pengambilan sampel kegiatan usaha unit penangkapan payang. Metode pengumpulan data, yaitu data primer melalui observasi dan wawancara serta data sekunder melalui studi pustaka dan laporan.Penelitian dilakukan pada 13 pemilik kapal (juragan) payang dan diambil semuanya sebagai responden. Analisis data yang dilakukan menghitung analisis pendapatan usaha, analisis imbangan penerimaan dan biaya (R/C), analisis titik impas dan analisis kelayakan investasi yang terdiri dari Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Net Benefit Cost Ratio (Net B/C) serta Pay Back Period. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil tangkapan utama payang antara lain ikan Teri (Stolephorus sp.), Tanjan (Sardinella sp.), Kembung (Rastrelliger sp.) dan Pirik (Slipmouths) dengan rata-rata jumlah tangkapan 194,15 kilogram pada musim sedang dan pada musim puncak mencapai 365,31 kilogram per trip. Dengan rata-rata terdapat 87 trip operasi penangkapan ikan dalam satu tahun.Hasil analisis finansial diketahui bahwa investasi yang diperlukan dalam usaha perikanan payang di Desa Bandengan mencapai Rp.39.500.000,- biaya tetap Rp. 7.200.000,- biaya tidak tetap Rp. 106.676.000,- sehingga total biaya Rp.113.876.000,- dalam setahun, dan penerimaan Rp. 174.000.000. Maka keuntungan usaha diperoleh sebesar Rp. 60.124.000,- R/C sebesar 1,53, (BEP) nilai produksi sebesar Rp. 18.608.520,- dan volume produksi sebesar 2.794,91 kilogram.Hasil analisis kelayakan usaha diperoleh nilai NPV sebesar Rp. 297.922.176, IRR mencapai 17,38%. Net B/C ratio adalah 8,54 dan paybaack period 1,33. Analisis tersebut mempunyai nilai NPV positif, IRR > discount rate, Net B/C ratio > 1 dan payback period < 3. Hal ini menunjukkan usaha perikanan payang di Desa Bandengan masih layak untuk dilanjutkan. Kata kunci: Analisis kelayakan usaha, penangkapan ikan, payang Abstract The purpose of this study was to study the operation of payang fishing gear and analyze the feasibility of fishing business using payang. The method used in this study is the survey method by sampling the business activities of the Payang fishing unit. Methods of data collection, namely primary data through observation and interviews and secondary data through literature studies and reports. The study was conducted on 13 ship owners (skipper) and all of them were taken as respondents. Data analysis was performed calculating business income analysis, analysis of revenue and cost balances (R / C), break-even analysis and investment feasibility analysis consisting of Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Net Benefit Cost Ratio ( Net B / C) and Pay Back Period. The results showed that the main catches of Payang included Teri (Stolephorus sp.), Tanjan (Sardinella sp.), Bloated (Rastrelliger sp.) And Pirik (Slipmouths) with an average catch of 194.15 kilograms in the medium season and in the peak season it reached 365.31 kilograms per trip. With an average of 87 trips for fishing operations in one year. The results of the financial analysis revealed that the investment needed in the Payang fishery business in Bandengan Village reached Rp.39,500,000, - a fixed fee of Rp. 7,200,000 - non-fixed costs Rp. 106,676,000, - so that the total cost of Rp. 113,876,000, - in a year, and the receipt of Rp. 174,000,000. Then the business profit is Rp. 60,124,000, - R / C of 1.53, (BEP) production value of Rp. 18,608,520, - and the production volume is 2,794.91 kilograms. The results of the business feasibility analysis obtained an NPV value of Rp. 297,922,176, IRR reached 17.38%. Net B / C ratio is 8.54 and paybaack period is 1.33. The analysis has a positive NPV value, IRR> discount rate, Net B / C ratio> 1 and payback period <3. This shows that the umbrella fisheries business in Bandengan Village is still feasible to continue. Keywords: Analysis of business feasibility, fishing, breeding
Copyrights © 2019