BANGUN REKAPRIMA
Vol 5, No 2 (2019): Oktober 2019

Analisis Risiko Keterlambatan Waktu Pada Pelaksanaan Proyek Pembangunan Spbu (Studi Kasus Di Kabupaten Bantul, Yogyakarta)

Dwi Sasongko Nurhuda (Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Univesitas Sarjanawiyata Tamansiswa)
Widarto Sutrisno (Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Univesitas Sarjanawiyata Tamansiswa)
Dimas Langga Chandra Galuh (Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Univesitas Sarjanawiyata Tamansiswa)



Article Info

Publish Date
01 Oct 2019

Abstract

Keterlambatan waktu proyek merupakan suatu peristiwa yang selalu terjadi pada setiap proyek. Keterlambatan pada proyek akan berakibat pada kemunduran waktu dimana akan mengurangi keutungan yang telah ditargetkan oleh kontraktor yang menangani proyek tersebut. Keterlambatan waktu juga dapat disebabkan oleh buruknya manajemen proyek yang diterapkan dan juga kesalahan-kesalahan sumber daya manusia didalamnya. Tujuan penelitian ini adalah, untuk memberi penilaian risiko dan mengidentifikasi risiko apa saja yang mempengaruhi keterlambatan waktu pada proyek Pembangunan salah satu SPBU di Kabupaten Bantul, Yogyakarta, serta mengetahui respon terhadap risiko yang masuk dalam kategori risiko yang tidak dapat ditoleransi. Untuk mencapai tujuan penelitian tersebut dilakukan studi literatur dari penelitian terdahulu untuk mendapatkan variabel risiko yang berpengaruh pada keterlambatan waktu pada proyek Pembangunan salah satu SPBU di Kabupaten Bantul, Yogyakarta, responden dalam penelitian ini adalah pihak- pihak yang terlibat dalam proyek tersebut. Variabel risiko yang telah dinilai oleh responden, selanjutnya dilakukan analisis Probability-Impact Matrix untuk mengetahui nilai level dari setiap risiko. Setelah didapatkan risiko dengan kategori risiko yang tidak dapat di toleransi, dilanjutkan proses wawancara dengan responden, untuk mengetahui respon risiko. Hasil dari analisis yang telah dilakukan menunjukkan bahwa teridentifikasi 9 risiko yang menyebabkan keterlambatan waktu pelaksanaan pada proyek tersebut dengan kategori risiko sedang dan risiko tinggi. Berdasarkan hasil wawancara, respon risiko yang diambil untuk mengurangi kemungkinan dan dampak yang diakibatkan oleh setiap risiko adalah dengan merencanakan langkah mitigasi risiko, dimana langkah tersebut diawali dengan mengetahui terlebih dahulu tentang penyebab terjadinya suatu risiko.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

bangun_rekaprima

Publisher

Subject

Humanities Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Education Engineering Other

Description

Bangun Rekaprima: Jurnal Pengembangan Rekayasa, Sosial dan Humaniora as an information container that contains articles about the field of science consisting of results of research, literature review, review of books, journal reviews, popular scientific knowledge, results of translations, and other ...