Strategi Meningkatkan Mutu Guru Honorer Sekolah Dasar di Lingkungan PGRI Kecamatan Sukawening adalah penelitian yang menyoroti permasalahan guru yang bersatatus honorer yang tetap dituntut professional. Ada pihak-pihak yang mengakui bahwa dalam dunia pendidikan yang dianggap ujung tombak adalah para guru yang potensinya sangat dibutuhkan. Namun tidak bisa dibiarkan begitu saja, mereka tetap membutuhkan bimbingan secara organisasional dengan metoda tertentu yang bisa dikombinasikan dengan budaya dan tradisi yang ada di lingkungan sekitar organisasi. Hal ini jelas membutuhkan program manajemen sumberdaya manusia dengan berbagai strategi dalam meningkatkan mutu. Permasalahan lain pun muncul dari kondisi atau kesejahteraan secara material, karena mereka berstatus honorer. Disini organisasi harus mampu dan sangat dituntut untuk merancang program-program yng sifatnya merangkul para guru honorer untuk tetap mengabdi dan mengembangkan potensinya sebagai pendidik, disamping itu pula organisasi harus menugaskan hal-hal yang bisa membuat para guru honorer mendapatkan kesejahteraan dari hal lain yang ada dalam program organisasi. Dengan memperhatikan dua hal diatas yaitu permasalahan profesionalitas guru dan pribadi guru dalam hal ini adalah kesejahteraan secara material, maka strategi meningkatkan mutu guru honorer bisa berangkat dari dua hal tersebut diatas yang dalam prosesnya membutuhkan waktu yang cukup lama. Disinilah organisasi memiliki program jangka panjang bagi para anggotanya.
Copyrights © 2016