Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisisis hubungankepemilikan institusi, kepemilikan manajerial, proporsi dewan komisaris, ukuran dewan direksi, dan ukuran komite audit terhadap financial distress dengan kualitas audit sebagai variabel moderasinya. Penelitian ini menggunakan data sekunder yaitu laporan tahunan dan laporan keuangan. Sampel yang digunakan adalah perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada rentang waktu 2014 - 2018. Total sampel yang terpilih adalah 160. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi logistik.Hasil analisis penelitian ini menunjukkan bahwa variabel kepemilikan manajerial dan ukuran dewan direksiberpengaruh negatifterhadap kemungkinan suatu perusahaan terjadinya financial distress, dan variabel kualitas audit dapat meperkuat pengaruh dari kepemilikan manajerial terhadap terjadinya financial distress pada perusahaan perbankan.
Copyrights © 2019