Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan)
Vol 3, No 1 (2017): MARET 2017

PENGARUH OZONISASI TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS WARNA DAN KADAR BESI (Fe) PADA AIR GAMBUT

Chairul Abdi (Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik,Universitas Lambung Mangkurat)
Riza Miftahul Khair (Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik,Universitas Lambung Mangkurat)
Siti Aisyah (Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik,Universitas Lambung Mangkurat)



Article Info

Publish Date
03 Apr 2017

Abstract

Air permukaan yang berasal dari daerah berawa, daerah pasang surut dan dataran rendah umumnya sulit dimanfaatkan sebagai sumber air baku. Hal ini dikarenakan sumber air permukaan atau air tanah di daerah tersebut adalah air gambut dengan karakteristik yang dimiliki yaitu derajat keasaman tinggi, kandungan organik yang tinggi dan berwarna merah kecokelatan. Sehingga metode yang dapat dilakukan dalam pengolahan khusus air gambut yang memiliki intensitas warna yang tinggi disamping juga terkandung unsur logam Fe yaitu salah satunya dengan melalui proses ozonisasi yang memanfaatkan sifat ozon sebagai oksidator.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pH dan waktu kontak pada kinerja ozon terhadap penurunan intensitas warna dan kadar Fe pada air gambut.  Ozonisasi dilakukan dengan variasi waktu 10, 20, 40, 60, 80, 100 dan 120 menit. Sampel air gambut sebelum dikontakkan oleh ozon telah diatur dalam keadaan pH basa (pH 9) dengan menggunakan regulator pH berupa larutan NaOH.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ozonisasi pada sampel air gambut dalam kondisi pH 9 mampu menyisihkan intensitas warna sebesar 78,31% selama 120 menit dan menyisihkan kadar Fe sebesar 23,81% selama 10 menit.Kata kunci : Air gambut, Fe, ozon, ozonisasi, warna. Surface water which comes  from the boggy areas, tidal areas and lowlands are generally difficult to use as a source of raw water. This is because the source of surface water or groundwater in the area is peat water with the characteristics high acidity, high organic content and the colored red-brown. So that the method can be performed in specialized processing of peat water that has high color intensity and also contained metal element Fe is one of them through ozonation process utilizing ozone as an oxidant. This study was aimed to determine the effect of pH and contact time on the performance of ozone to decrease the intensity of color and Fe content in the peat water. Ozonation was done by varying the time 10, 20, 40, 60, 80, 100 and 120 minutes. Peat water samples before is contacted by ozone have been arranged in an alkaline pH (pH 9) by using a pH regulator such as NaOH. The results of this study show that ozonation in water samples of peat under conditions of pH 9 are capable of removing the color intensity of 78.31% for 120 minutes and capable of removing  Fe content of 23.81% for 10 minutes. Keywords: Color, Fe, ozone, ozonation, peat water.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

jukung

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Chemistry Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Engineering Environmental Science

Description

Jukung adalah jurnal yang berisikan hasil-hasil penelitian ilmiah meliputi bidang rekayasa dan teknologi lingkungan yang dikelola oleh Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat. Jukung diterbitkan dua kali dalam setahun setiap bulan Maret dan ...