Diglosia
Vol 3, No 2 (2019): Agustus

ANALISIS FACE FAUX FRECKLES DALAM ARUS BUDAYA POPULER DENGAN PENDEKATAN CULTURAL STUDIES

Wahyu Cahyadi Cahyadi (Universitas Padjadjaran)
Muhamad Adji (Universitas Padjadjaran)



Article Info

Publish Date
30 Aug 2019

Abstract

Artikel ini membahas mengenai tren face faux freckles dalam kajian pendekatan cultural studies yang mencakup politik identitas, rasisme, serta cultural appropriation. Adapun teori-teori yang digunakan pada artikel ini meliputi teori yang dikemukakan oleh Kemala (1989) mengenai politik identitas berdasarkan kesukuan, serta Bell Hooks (1992) mengenai rasisme dan cultural appropriation. Metode yang digunakan pada penulisan artikel ini dengan pendekatan analisis deskriptif kualitatif dengan didukung oleh referensi baik buku, jurnal maupun media massa. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan berkembangnya tren freckles di masyarakat, mengindikasikan adanya politik identitas dan rasisme bagi penderita freckles khususnya orang-orang ras Kaukasia, dimana sebelumnya freckles ini dianggap sesuatu yang kotor, perlu ditutupi, dan diobati namun dengan adanya tren ini freckles menjadi sesuatu yang perlu dibanggakan. Selain itu dengan berkembangnya tren freckles ini timbul masalah cultural appropriation dimana penggunaan atribut dari budaya kelompok minoritas tidak bisa digunakan secara sembarang sebab memiliki maksud dan arti dari budaya tersebut yang tidak bisa dikenakan oleh orang selain dari budaya itu sendiri seperti freckles ini yang merupakan ciri dari orang-orang ras Kaukasia atau berkulit putih yang dimana kulitnya sangat sensitif terhadap paparan sinar matahari atau dapat dikatakan adanya kelainan pada kulitnya.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

dl

Publisher

Subject

Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia tergabung dalam Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya (PPJB-SIP). Jurnal ini memuat artikel ilmiah penelitian dan gagasan konseptual atau kajian teoretis dalam bidang pendidikan, kebahasaan, ...