ABSTRAKMahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Galuh (UNIGAL) menggangga menulis berita merupakan keterampilan menulis yang sulit. Mereka juga jarang membaca surat kabar, sehingga mereka kurang mengenal bahasa berita (bahasa jurnalistik). Tujuan penelitian eksperimen kuasi ini adalah untuk menjelaskan proses metode kooperatif pembelajaran membaca dan mengarang berorientasi pengalaman belajar diterapkan pada pembelajaran menulis berita mahasiswa, menilai profil tulisan berita mahasiswa, dan membuktikan metode pembelajaran ini berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan menulis berita mahasiswa. Penelitin ini menggunakan metode kuantitatif eksperimen quasi.Adanya penerapan metode kooperatif pembelajaran membaca dan mengarang atau yang disebut dengan metode CIRC yang berorientasi pengalaman belajar, berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan menulis berita mahasiswa yang dibuktikan dengan nilai rata-rata kelas hasil prates 35,65 dan nilai rata-rata kelas hasil postes 84,14. Melalui uji t–test, diketahui hasil t hitung 14,350 melalui taraf kesalahan 0,05 lebih besar dari t tabel 2,048. Jika t hitung lebih besar dari t tabel, maka H1 diterima dan Ho ditolak. Selain itu, peningkatan kemampuan lebih baik pada kelas eksperimen terhadap kelas kontrol, dibuktikan dengan uji t-tes sample related dimana hasil t hitung 2,588 melalui taraf kesalahan 0,05 lebih besar dari t tabel 2,003. Jika t hitung lebih besar dari t tabel maka H1 diterima dan Ho ditolak. Oleh karena itu, metode CIRC berorientasi pengalaman belajar diharapkan dapat diimplementasikan pada mata kuliah Bahasa Jurnalistik Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra di perguruan tinggi manapun. Kata Kunci: Metode kooperatif, pengalaman belajar, kemampuan menulis berita.
Copyrights © 2019