Jurnal Teknovasi : Jurnal Teknik dan Inovasi Mesin Otomotif, Komputer, Industri dan Elektronika
Vol 6, No 2 (2019): TEKNOVASI OKTOBER 2019

HUBUNGAN USIA, TINGKAT PENDIDIKAN, KEMAMPUAN BEKERJA DAN MASA BEKERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DENGAN MENGGUNAKAN METODE PEARSON CORRELATION

Susi Susilawati Harahap (Widyaiswara ahli Muda BPSDM Provinsi DKI Jakarta)



Article Info

Publish Date
18 Oct 2019

Abstract

Kegagalan dalam pengelolaan sumber daya manusia dalam organisasi akan mendatangkan kerugian bagi organisasi yaitu tidak tercapainya tujuan yang telah ditetapkan begitupun sebaliknya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan usia, tingkat pendidikan, kemampuan bekerja terhadap kinerja pegawai. Penelitian ini dilakukan di Provinsi DKI Jakarta, penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuisioner dengan menggunakan skala Likert (5 skala) kepada 231 responden yang merupakan Pegawai Negeri Sipil yang mengikuti pelatihan di BPSDM Provinsi DKI Jakarta pada bulan Maret – April tahun 2019. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan penyebaran kuisioner dan dokumentasi. Analisis hubungan antar variabel dengan menggunakan metode Pearson Correlation yang menggunakan Software SPSS ver20. Variabel Usia (X1) memiliki nilai signifikansi 0 < 0,05 dan nilai r hitung (0,153) > r tabel (0126) . Artinya terdapat korelasi yang signifikan antara variabel Usia (X1) dengan variabel kinerja (Y). Variabel Tingkat Pendidikan (X2) memiliki nilai signifikansi 0 < 0,05 dan nilai r hitung (0,598) > r tabel (0,126) . Artinya terdapat korelasi yang signifikan antara variabel Tingkat Pendidikan (X2) dengan variabel kinerja (Y). Variabel Kemampuan Bekerja (X3) memiliki nilai signifikansi 0 < 0,05 dan nilai r hitung (0,582) > r tabel (0,126) . Artinya terdapat korelasi yang signifikan antara variabel kemampuan bekerja (X3) dengan variabel kinerja (Y). Variabel Masa Bekerja (X4) memiliki nilai signifikansi 0 < 0,05 dan nilai r hitung (0,526) > r tabel (0,126) . Artinya terdapat korelasi yang signifikan antara variabel Masa Bekerja (X4) dengan variabel kinerja (Y). Berdasarkan nilai F hitung adalah sebesar 59,176 yang lebih kecil daripada F tabel sebesar 2,64. Dari kedua analisi tersebut, maka Ho ditolak, artinya ada secara simultan variabel bebas mempengaruhi variabel terikat. Untuk meningkatkan kinerja ditingkatkan pula usia, tingkat pendidikan, kemampuan bekerja, dan masa bekerja. Beberapa banyak faktor penunjang kinerja faktor tingkat pendidikan, motivasi dan kemamapuan kerja yang mempengaruhi kinerja terbanyak yakni sebesar 50,3%.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

Teknovasi

Publisher

Subject

Aerospace Engineering Agriculture, Biological Sciences & Forestry Computer Science & IT Engineering Industrial & Manufacturing Engineering Materials Science & Nanotechnology

Description

Jurnal Teknovasi terbit pertama pada bulan April 2014 ,yang dikelola oleh LPPM Politeknik LP3I Medan. Jurnal ini berisi tentang penelitian dibidang Teknik Komputer ,Teknik Industri, Teknik Mesin dan Teknik Elektronika. Jurnal ini terbit 2 (dua) kali setahun yaitu bulan April dan Oktober. Artikel ...