Tantangan pendidikan di era millenial menjadi sangat kompleks. Kemajuan teknologi, gempuran budaya asing serta erosi kearifan lokal sebagai karakter bangsa Indonesia perlu direspon dengan baik. Untuk itu diperlukan kolaborasi dari berbagai komponen pendidikan dalam menghadapi kompleksitas tantangan masa depan pendidikan tersebut. Sebagai tripusat pendidikan, peranan keluarga, sekolah dan masyarakat harus mampu dikomunikasikan dengan baik agar dapat menjadi perisai dalam membentengi generasi muda dalam menghadapi gempuran budaya yang tidak sesuai dengan karakter bangsa. Pola komunikasi yang baik bagi ketiga komponen utama pendidikan tersebut dikonsep secara matang sehingga pola integrasi komitmen dalam penguatan pendidikan karakter dapat berjalan efektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan integrasi komitmen tripusat pendidikan yang sudah diinisiasi dan dilaksanakan SD Muhammadiyah 24 Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan, pendekatan kualitatif-studi kasus SD Muhammadiyah 24 Surabaya. Hasil penelitian bahwa melalui Piagam DE BEST sebagai bentuk integrasi komitmen tripusat pendidikan dalam menopang pendidikan karakter yang menjadi visi dari SD Muhammadiyah 24 Surabaya sudah berjalan efektif. Kata Kunci : TriPusat Pendidikan, Pendidikan Karakter, SD Muhammadiyah 24 Surabaya  Â
Copyrights © 2017