Besarnya kerugian yang ditimbulkan oleh kecelakaan lalu lintas, dianggap perlu untuk menekan angka kejadian kecelakaan lalu lintas. Banyaknya kesalahan yang dilakukan oleh pengemudi disebabkan oleh rendahnya perilaku disiplin berlalu lintas dan ketidaktahuan pengemudi mengenai cara mengemudi yang baik dan aman di jalan raya. Safety driving (keamanan berkendara) merupakan dasar pelatihan mengemudi yang lebih memperhatikan keselamatan bagi pengemudi dan penumpang. Safety driving didesain untuk meningkatkan kesadaran (awareness) pengemudi terhadap segala kemungkinan yang terjadi selama mengemudi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berpengaruh terhadap keamanan berkendara (safety driving) pada pengemudi angkutan mobil jurusan Kendari – Bombana di Terminal Baruga, Kota Kendari. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional dengan sampel sebanyak 34 orang. Analisis yang digunakan yakni analisis bivariat dengan menggunakan uji Chi Square dan uji simultan regresi logistik. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa hanya variabel pengetahuan yang berpengaruh terhadap keamanan berkendara (p-value = 0,017). Sedangkan pengalaman mengemudi (p-value = 0,134) dan pelatihan mengemudi (p-value = 0,086) tidak berhubungan terhadap keamanan berkendara. Berdasarkan uji simultan menunjukkan bahwa variabel yang berpengaruh secara simultan terhadap keamanan berkendara (safety driving) adalah pengetahuan dan pengalaman. Pengalaman akan menambah pengetahuan mengemudi yang dapat berpengaruh terhadap keamanan berkendara (safety driving). Kata Kunci : Keamanan Berkendara (Safety Driving), Pengetahuan, Pengalaman Mengemudi, Pelatihan Mengemudi
Copyrights © 2019