Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui teknologi apa saja yang digunakan oleh petani jagung di Kelurahan Wataliku, untuk mengetahui dampak penggunaan teknologi pertanian terhadap produksi jagung masyarakat petani di Kelurahan Wataliku dan perubahan pendapatan masyarakat petani jagung dengan adanya teknologi di Kelurahan Wataliku. Jenis penelitian ini kualitatif dan kuantitatif dengan metode yang digunakan deskriptif.Penelitian lapangan menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi.Penarikan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling sehingga dari populasi 120 KK diperoleh sampel sebanyak 12 KK.Teknik analisisnya menggunakan teknik analisis persentase dan disajikan pada tabel distribusi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwadari sampel yang diambil berjumlah 120 orang responden terdapat 12 orang responden atau 10%, tingkat pendidikan berada pada Sekolah Menengah Atas (SMA). Hal tersebut menggambarkan bahwa, kondisi pendidikan masih dikategorikan rendah.Ditinjau dari hasil produksi jagung dimana dari 12 responden sebanyak 4 responden atau 33,33% , dikategorikan cukup . Hal itu ditunjukan hasil produksi jagung yang diperoleh sebenyak 4 ton. Ditinjau dari pendapatan usaha tani saat musim panen sebesarRp.24.050.000/MTdengan rata-rata Rp.3.006.250/MT. Pendapatan tersebut dikategorikan cukup.Â
Copyrights © 2018