Senyawa Pb dari emisi kendaraan bermotor dapat terdispersi dalam udara dan terserap oleh daun tumbuhan dari tanaman peneduh jalan, salah satunya tanaman Angsana (Pterocarpus indicus). Dispersi Pb dalam udara sangat dipengaruhi oleh perubahan kondisi meteorologis, seperti suhu udara, kelembaban udara, dan kecepatan angin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah kendaraan bermotor yang melintas dan kondisi meteorologis terhadap kandungan timbal (Pb) pada daun Angsana (Pterocarpus indicus) dari beberapa jalan protokol di Kota Samarinda, yaitu Jalan Sutomo-Pahlawan, Jalan Ir. H. Juanda, Jalan P. Antasari, dan Jalan Slamet Riyadi. Pengambilan sampel daun, serta pengukuran jumlah kendaraan bermotor dan kondisi meteorologis dilakukan selama 5 hari di masing-masing jalan protokol. Sampel daun yang berwarna hijau tua pada percabangan pohon terluar di analisa menggunakan atomic absorption spectrophotometry melalui destruksi dengan HNO3 dan HCLO4. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan jumlah kendaraan bermotor diikuti dengan peningkatan kadar Pb dalam daun Angsana. Faktor meteorologi berpengaruh terhadap fluktuasi kadar Pb pada daun Angsana (Pterocarpus indicus). Kenaikan suhu udara dan kecepatan angin diikuti dengan penurunan kadar Pb dalam daun Angsana. Kenaikan kelembaban udara diikuti dengan kenaikan kadar Pb dalam daun. Turunnya hujan dalam waktu yang lama dapat menurunkan kadar Pb dalam daun.
Copyrights © 2018