Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH JUMLAH KENDARAAN DAN KONDISI METEOROLOGIS TERHADAP KANDUNGAN TIMBAL (Pb) PADA DAUN TANAMAN ANGSANA (Pterocarpus indicus) DI JALAN PROTOKOL KOTA SAMARINDA rizqi nadhirawaty
Purifikasi Vol 18 No 1 (2018): Jurnal Purifikasi
Publisher : Department of Environmental Engineering-Faculty of Civil, Environmental and Geo Engineering. Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.634 KB) | DOI: 10.12962/j25983806.v18.i1.360

Abstract

Senyawa Pb dari emisi kendaraan bermotor dapat terdispersi dalam udara dan terserap oleh daun tumbuhan dari tanaman peneduh jalan, salah satunya tanaman Angsana (Pterocarpus indicus). Dispersi Pb dalam udara sangat dipengaruhi oleh perubahan kondisi meteorologis, seperti suhu udara, kelembaban udara, dan kecepatan angin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah kendaraan bermotor yang melintas dan kondisi meteorologis terhadap kandungan timbal (Pb) pada daun Angsana (Pterocarpus indicus) dari beberapa jalan protokol di Kota Samarinda, yaitu Jalan Sutomo-Pahlawan, Jalan Ir. H. Juanda, Jalan P. Antasari, dan Jalan Slamet Riyadi. Pengambilan sampel daun, serta pengukuran jumlah kendaraan bermotor dan kondisi meteorologis dilakukan selama 5 hari di masing-masing jalan protokol. Sampel daun yang berwarna hijau tua pada percabangan pohon terluar di analisa menggunakan atomic absorption spectrophotometry melalui destruksi dengan HNO3 dan HCLO4. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan jumlah kendaraan bermotor diikuti dengan peningkatan kadar Pb dalam daun Angsana. Faktor meteorologi berpengaruh terhadap fluktuasi kadar Pb pada daun Angsana (Pterocarpus indicus). Kenaikan suhu udara dan kecepatan angin diikuti dengan penurunan kadar Pb dalam daun Angsana. Kenaikan kelembaban udara diikuti dengan kenaikan kadar Pb dalam daun. Turunnya hujan dalam waktu yang lama dapat menurunkan kadar Pb dalam daun.
Potensi Bacillus cereus dan Bacillus subtilis Menurunkan Kandungan Logam Fe dan Mn pada Air Asam Tambang Rizqi Nadhirawaty; Yus Santo; Dhany Achmad Wicaksono; Moza Ajeng Azilla; Muhammad Reviand Ari; Rindiani Evitaningrum Waodthe Kaiya
JURNAL AGRIMENT Vol 7 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/jurnalagriment.v7i2.1834

Abstract

Acid mine drainage (AMD) with pH 2,56, also high concentration of Fe and Mn respectively 35 mg/L and 8,83 mg/L should be treated to prevent the pollution. AMD treatment can be done by adding bacteria. Bacillus cereus and Bacillus subtilis isolated from AMD sample using selective media agar. Each bacteria was added 5% and 10% to the 200 mL AMD sample separately. The result shows that the highest removal of Fe and Mn in AMD was 62.03% and 18.02% with 10% B. cereus. Meanwhile, with addition 5% B.subtilis shows the highest Fe and Mn removal respectively 41.91% and 16.79%. Therefore, these bacteria have potential to decrease Fe and Mn concentrations in AMD.