Banyak wisatawan saat ini, memilih untuk berkunjung ke Yogyakarta untuk mengalami pengalaman budaya yang khas dan mencoba masakan khas Yogyakarta yang unik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas makanan tradisional Yogyakarta, kepuasan wisatawan terhadap kuliner Yogyakarta, kepuasan wisatawan terhadap destinasi Yogyakarta secara kesulurhan, terhadap niat berperilaku wisatawan di masa datang, dengan total 200 responden yang telah berkunjung ke Yogyakarta dan menikmati kuliner Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah SEM-PLS, yang hasilnya tidak hanya menunjukkankualitas makanan dapat memicu pemilihan destinasi dan sebagai pembentuk kepuasan wistawan, melainkan juga menggambarkan bahwa kepuasan destinasi dan kuliner dapat memicu niat berperilaku wisatawan seperti mengkonsumsi kembali makanan tradisional Yogyakarta, mengunjungi Yogyakarta kembali sebagai tempat liburan, ataumerekomendasikan orang lain untuk mengkonsumsi makanan atau mengunjungi Yogyakarta.Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas pengalaman kuliner memberikan pengaruh terhadap niat berperilaku wistawan , melalui kepuasan terhadap pengalaman kuliner dan kepuasan terhadap destinasi. Many tourist nowadays, are likely to visit Yogyakarta to experience a strong culturalexperience and trying Yogyakartanese unique cuisines. This research aimed to analyze theeffects of quality of Yogyakarta’s traditional food, tourist culinary experience satisfaction andalso destination experience satisfaction towards tourist’s behavioral intentions. This study aimto determine the effect of Yogyakarta’s quality of culinary experience towards both domestictourist and foreigner’ behavior intentions with culinary and destination’ satistfaction as anintervening variables. With total of 200 respondents who have visited Yogyakarta andenjoyed Yogyakarta’s culinary. The research methods used is SEM-PLS, with the results notonly imply thatthe quality of culinary experience can trigger the selection of destinations andcan be seen as the formation of the satisfaction of the tourist, but also shown that thesatisfaction of destinations and culinary can trigger tourist’ behavioral intention such as reconsumingtraditional food of Yogyakarta, visiting Yogyakarta again in the future as a holiday, or recommending others to consume traditional Yogyakarta’s culinary or visitYogyakarta. Overall, the results of this study indicate that the quality of the culinaryexperience affectstourist’ behavior intentions, throughtourist’ satisfaction of on culinaryexperience and tourist’ satisfaction on destination.
Copyrights © 2017