Berbicara tentang instrumen untuk menyeleksi para kandidat mahasiswa perguruan tinggi berarti kita tengah berbicara mengenai tes prediksi (prediction test) yang moment pelaksanaannya dilakukan awal terminal. Sementara itu secara ideal yang didasarkan pada argumentasi akademik maka pembuatan atau penyusunannya disarankan memakai pendekatan prediksi (prediction approach). Mengapa pendekatan prediksi perlu digunakan dalam menyusun instrumen atau materi tes masuk perguruan tinggi? Jawabnya jelas, karena melalui pendekatan ini maka prestasi atau hasil belajar mahasiswa dapat dideteksi seawal mungkin. Sementara itu "treatment" yang perlu dilakukan oleh lembaga untuk menaikkan prestasi mahasiswanya pun dapat dilaksanakan secara efektif, karena akan lebih tepat sasarannya. Semua itu sangat argumentatif untuk dilaksanakan karena apabila dibandingkan dengan hasil tes prestasi maka hasil tes prediksi lebih mencerminkan kemampuan dasar para calon mahasiswa untuk mengikuti proses belajar mengajar di perguruan tinggi.
Copyrights © 1992