ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN STMIK AMIKOM YOGYAKARTA
2003: HARIAN KEDAULATAN RAKYAT EDISI JULI-SEPTEMBER 2003

HDI DAN MUTU MANUSIA INDONESIA

Supriyoko, Ki (Unknown)



Article Info

Publish Date
04 May 2010

Abstract

Seperti telah banyak diberitakan oleh mass media, baru-baru ini United Nations Development Programme (UNDP) telah mempublikasi laporannya, "Human Development Report 2003".  Dalam laporan mutakhirnya itu disebutkan bahwa Human Development Index (HDI) Indonesia  berada pada peringkat 112 dari 175 negara.  Lebih jauh lagi dikatakan bahwa indeks Indonesia memburuk karena turun dari 0,684 (Tahun 2002) menjadi 0,682 (Tahun 2003).          Informasi peringkat HDI Indonesia tersebut segera saja men-jadi buah bibir  di kalangan intelektual dan birokrasi pemerintahan kita;  memburuknya indeks diyakini  sebagai memburuknya kualitas manusia Indonesia itu sendiri dalam satuan bangsa.          Karena HDI itu dibangun  atas indikator-indikator kesehatan dan kependudukan, pendidikan, serta ekonomi  maka memburuknya indeks tersebut  diyakini mencerminkan memburuknya mutu manusia Indonesia  bila dilihat dari sisi kesehatan dan kependudukan, pen-didikan, serta ekonomi.          Itu semua menjadikan  sebagian dari intelektual dan birokrat kita terus sibuk mencari penyebabnya. Apakah pengelolaan masalah kesehatan dan kependudukan kita  memang belum memadai, apakah pembangunan pendidikan kita belum berhasil secara membanggakan, serta apakah penanganan ekonomi kita memang mengecewakan. Atau hal itu semua  disebabkan karena hasil pembangunan keempat indikator tersebut secara komulatif memang belum menjanjikan?  Hal ini penting untuk diklarifikasi,  agar kita tahu apa dan prioritas mana yang harus dilakukan  untuk membangun manusia Indonesia supaya hasilnya lebih baik.

Copyrights © 2003