ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN STMIK AMIKOM YOGYAKARTA
2000: HARIAN SUARA PEMBARUAN

PEMBARUAN PARADIGMA PENDIDIKAN NASIONAL

Supriyoko, Ki (Unknown)



Article Info

Publish Date
16 May 2010

Abstract

Pada akhir tahun 1998 lalu Haneen Sayed, John Newman dan Peter Morrison  dibantu oleh puluhan pakar  atas nama Bank Dunia  membuat laporan pendidikan tentang Indonesia dengan judul 'Edu-cation in Indonesia : From Crisis to Recovery'.  Dari laporan yang terdiri dari tujuh bab tersebut  tergambarkan betapa "merananya" nasib pendidikan nasional Indonesia  dalam beberapa tahun terakhir ini. Angka putus sekolah meningkat, angka cuti kuliah naik, angka melanjutkan sekolah menurun, tingkat partisipasi pendidikan cenderung turun, dsb, merupakan indikator-indikator kuantitatif yang gampang dibaca.       Kita yang sempat membaca laporan tersebut  tentu akan me-rasa bersedih hati;  negara kita  yang sudah merdeka selama lebih dari setengah abad seolah-olah gagal di dalam membangun pendidik-annya. Secara umum laporan itu menyatakan bahwa pelaksanaan dan hasil pendidikan di Indonesia belum atau tidak memuaskan: unsatisfactory!.       Beberapa bulan kemudian muncul dua publikasi yang banyak diacu oleh para pakar pendidikan dan pemimpin negara.  Yang per-tama, UNDP menerbitkan satu laporan berjudul 'Human Development Report 1999'; dan yang kedua WEF menerbitkan laporan yang bertitel 'Global Competitiveness Report 1999'.         Kedua laporan tersebut  memang tidak secara eksplisit menulis mengenai kegagalan pendidikan di Indonesia;  akan tetapi secara tidak langsung memang menyatakan hal yang demikian. Dari laporan UNDP diketahui  bahwa Indonesia hanya ada di urutan ke-105 dari 174 negara dalam hal pembangunan manusianya;  dan kita berada di bawah Singapura (22), Brunei (25), Malaysia (56), dsb. Sementara itu dari laporan WEF diketahui bahwa Indonesia hanya berada pada ranking ke-37 dari 59 negara dalam hal daya saing; dan kita ada di bawah Singapura (1), Malaysia (16), Thailand (30), dsb.       Lengkaplah sudah!  Data yang berasal dari berbagai sumber tersebut secara objektif menjelaskan  begitu buruknya kinerja pen-didikan nasional Indonesia bila dibandingkan dengan negara-negara lain pada umumnya.

Copyrights © 2000