ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN STMIK AMIKOM YOGYAKARTA
2006: HARIAN KEDAULATAN RAKYAT JANUARI - MARET 2006

UJIAN NASIONAL BAGI BSNP

Supriyoko, Ki (Unknown)



Article Info

Publish Date
25 Apr 2010

Abstract

Ketika ujian nasional, saat itu namanya Ujian Akhir Nasional, banyak dipersoalkan masyarakat, penulis diminta secara formal maupun tak formal memberi masukan kepada pemerintah tentang bagaimana sebaiknya ujian nasional ke depan; pendek kata distop atau dilanjutkan. Pada saat itu banyak pakar yang mengatakan ujian nasional tidak fair, tidak transparan, banyak  kecurangan dalam pelaksanaan, dsb; sehingga mereka berpendapat dan ada yang meminta Depdiknas untuk menghentikan ujian nasional dan diganti dengan ujian sekolah.          Terhadap berbagai pendapat seperti itu penulis sempat ketawa kecil di hadapan para pengambil keputusan. Bahwa di lapangan banyak kecurangan, penulis tidak mengabaikan; sampai sekarang pun kecurangan itu masih ada, bahkan ada yang semakin menjadi-jadi. Masalahnya, kalau ujian nasional yang dipantau dari pusat saja banyak terjadi kecurangan, apalagi kalau ujian sekolah yang dilaksanakan. Apakah justru kita tidak akan bunuh diri dengan kecurangan seperti itu.          Penulis pun kemudian memberikan saran kepada pemerintah agar ujian nasional tetap dilaksanakan, akan tetapi dengan berbagai catatan. Salah satu catatan saya waktu itu adalah pembuat soal ujian nasional jangan Depdiknas tetapi lembaga yang mandiri, profesional, dan independen.

Copyrights © 2006