Baru-baru ini salah satu kompleks prostitusi di Surabaya "geger" karena ada di antara para WTS-nya yang diserang AIDS. Orang pun lalu mulai menghubung-hubungkan antara prostitusi dengan AIDS. Memang antara prostitusi dengan AIDS makin lama semakin signifikan korelasinya. Melalui berbagai penelitian yang dilakukan oleh para ahli medik ditemukan bahwa prostitusi merupakan kegiatan yang sangat menyokong tersebarnya AIDS. Mungkin kita tidak begitu heran mendengar khabar bahwa "Departemen Kesehatan"-nya Korea Selatan pernah mengadakan pemeriksaan darah secara intensif terhadap puluhan ribu pelacur serta gadis bar sebagai salah satu upaya preventif untuk mencegah mengganasnya AIDS di negara tersebut. Lalu ..., bagaimana dengan informasi yang menyatakan bahwa AIDS lebih disebabkan karena hubungan seksual dengan kawan sejenis; bukan hubungan heteroseksual seperti kebanyakan yang terjadi di kompleks prostitusi? Berdasarkan sejarahnya bahwa asal mula AIDS ialah "melanda" kaum homoseksual di New York dan San Fransisco maka kegiatan-kegiatan penelitian tentang AIDS pada mu-lanya lebih terfokus pada kaum homoseksual ini. Kegiatan homoseks, atau mengadakan kegiatan hubungan seksual de-ngan pasangan yang sama jenisnya, pada mulanya dicurigai sebagai satu-satunya penyebab menularnya penyakit AIDS. Namun hasil penelitian ternyata homoseks bukan satu-satunya penyebab menularnya AIDS.
Copyrights © 1991